Paskah Virtual di Rutan Kudus: Harapan Baru bagi Warga Binaan

    Paskah Virtual di Rutan Kudus: Harapan Baru bagi Warga Binaan
    Dok. Humas Rutan Kudus

    Di tengah semangat kebangkitan Paskah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus tidak kehilangan cara untuk menghadirkan momen sakral bagi warga binaannya. Pada Minggu (5/4/2026) pagi, aula Rutan Kudus menjadi saksi bisu pelaksanaan Ibadah Paskah Tahun 2026 yang digelar secara daring, sebuah adaptasi dari kebutuhan dan protokol kesehatan.

    Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, yang telah memberikan izin pelaksanaannya melalui surat resminya. Dua warga binaan yang memeluk keyakinan Kristen dan Katolik berkesempatan mengikuti ibadah ini, ditemani oleh jajaran pimpinan Rutan Kudus yang turut memantau jalannya kegiatan.

    Kepala Rutan Kudus, Anda Tuning Supiluhu, didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, beserta petugas yang ditunjuk, memastikan ibadah berjalan lancar dan penuh makna. Mereka turut menyaksikan secara langsung bagaimana teknologi mampu menjembatani jarak dan keterbatasan fisik.

    Melalui platform Zoom Meeting, ibadah virtual ini terhubung langsung dengan kegiatan pusat yang dipantau oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Suasana khidmat tercipta berkat pimpinan ibadah dari Pdt. Yani Setyawati Lim, S.Th, yang didukung oleh Yayasan Pelayanan Kasih “Bethesda”. Kehadirannya, meski hanya melalui layar, mampu menyentuh hati para peserta.

    “Kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan, termasuk dalam pemenuhan hak beribadah. Meskipun dilaksanakan secara online, kami memastikan kegiatan berjalan dengan khidmat, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ” kata Anda Tuning Supiluhu.

    Ia menambahkan bahwa momen seperti ini sangat penting untuk memberikan ketenangan batin dan memperkuat fondasi spiritual warga binaan selama mereka menjalani masa pidana. Ini adalah bentuk kepedulian yang mendalam, sebuah pengingat bahwa di balik jeruji, semangat keagamaan tetap bisa tumbuh subur.

    Selama pelaksanaan ibadah, Rutan Kudus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mematuhi seluruh prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. Pengawasan ketat dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan dalam ibadah tidak terganggu oleh hal-hal eksternal.

    Secara keseluruhan, Ibadah Paskah Tahun 2026 di Rutan Kelas IIB Kudus sukses dilaksanakan dengan aman, lancar, dan tertib. Laporan rinci mengenai kegiatan ini telah disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bentuk akuntabilitas dan bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan keagamaan di masa mendatang.

    rutan kudus ibadah paskah warga binaan pemasyarakatan jawa tengah pembinaan spiritual
    David Fernanda Putra

    David Fernanda Putra

    Artikel Sebelumnya

    Deteksi Dini, Rutan Kudus Adakan Tes Urin...

    Artikel Berikutnya

    Monitoring Kebersihan Kamar Hunian dan Bagikan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kasetum TNI Buka Rakornisset, Dorong Inovasi dan Efisiensi Kesekretariatan TNI
    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Penertiban Lahan Tambang  di Kalteng
    Koramil 1714-01/Ilu Sinergitas dengan Polri dan Pemerintah Daerah dalam Kegiatan TKA serta Bahas Pemeliharaan Aset Sekolah di SMPN 1 Ilu
    Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Ziarah HUT Ke-80 TNI AU di TMP Panaikang
    Pembangunan KDKMP Jatimulyo Dioptimalkan, Sesuai Target

    Ikuti Kami